Wordpress Archives | Hot Bisnis

Wordpress

Cara Memasang Facebook Pixel di Website

Artikel kali ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul “Apa Itu Facebook pixel dan Seberapa Pentingkah Untuk Bisnis Online Anda?

Untuk itu sebelum anda membaca artikel kali ini, pastikan anda sudah membaca artikel sebelumnya.

Langsung saja, pada kesempatan kali ini kita akan membahas terkait cara memasang facebook pixel di website. Sebagai contoh, kita akan menggunakan website berbayar wordpress sebagai contoh.

Untuk Mengambil Kode Pixel Facebook, Silahkan Untuk Mengikuti Langkah-langkah Berikut Ini

Sebelumnya, kita akan mengambil 2 (Dua) kode facebook pixel.

Yang pertama adalah Pixel ID untuk diletakkan pada website yukbisnis. Dan yang kedua adalah kode facebook pixel berbetuk script, yang akan kita pasang pada website wordpress kita.


#1. Masuk Melalui Menu Ads Manager Dengan Cara Mengklik Menu Manage Adverts

1-masuk-ke-menu-manage-adverts


#2. Pilih Menu Personal Yang Terdapat Pada Bagian Advert Account

2-personal-account


#3. Pilih Menu Pixels, Seperti Yang Terlihat Pada Gambar Di bawah Ini


#4. Cari ID Facebook Pixel Anda

4-pixel-id


#5. Pada Menu Action, Silahkan Pilih Menu View Pixel Code

Cara memasang facebook pixel


#6. Kode Facebook Pixel Anda Yang Berbentu Script Ada Disini. Perhatikan Gambar Di Bawah Ini

6-kode-pixel-script


Nah, sampai disini kita telah mendapatkan 2 buah kode pixel yang siap untuk dipasang pada website kita. Yang pertama adalah kode pixel berupa pixel ID. Dan yang kedua adalah kode pixel yang berupa script.

Untuk yang pertama kita akan memasang kode pixel facebook berupa script di website wordpress kita.

Memasang Pixel Facebook di Website Berbayar WordPress

#1. Masuk Melalui Menu Appearance -> Editor

1

Untuk memasang script pada sebuah website, langkah pertama yang harus dilakukan pastilah masuk melalui menu editor.

#2. Pilih Menu Theme Header, Seperti Yang Terlihat Pada Gambar Di Bawah Ini

2

#3. Masukkan Kode Pixel (Berupa Script) Yang Sudah Kita Dapat Sebelumnya

3

Untuk tempat meletakkannya, anda bisa meletakkan diantara script <head> dan </head>. Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan gambar di atas. Jika sudah, silahkan update/save. Sampai disini anda sudah berhasil memasang kode facebook pixel di website anda.

Apakah Sudah Selesai? Ternyata belum.

Setelah berhasil memasang pixel di atas, langkah selanjutnya adalah membuat audience pixel, seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini. Caranya silahkan klik menu create audience seperti yang terlihat pada gambar.

4

Kemudian anda akan dihadapkan kepada beberapa pilihan yakni memilih pixel secara keseluruhan atau memilih pixel untuk halaman tertentu saja.

#a. Gambar di Bawah Ini Merupakan Contoh Dimana Pixel Digunakan Untuk Keseluruhan Website.

5

#b. Selain Itu, Anda Bisa Memilih Jika Ingin Pixel Hanya Membaca Halaman Tertentu Saja. 

6

Pada gambar di atas terlihat bahwa pixel facebook bisa membaca untuk halaman tertentu saja.

Jika anda memilih pixel untuk halaman tertentu saja, silahkan untuk memasukkan URL dari halaman tersebut.

Anda juga bisa memilih berapa lama (Hari) pixel tersebut bisa bekerja. Dalam hal ini, jumlah hari maksimum adalah sebanyak 180 hari. Dengan kata lain, para pengunjung yang terkena pixel akan melihat iklan anda selama 180 hari.

7

Sampai disini kita telah selesai memasang facebook pixel pada website wordpress berbayar kita.

Nah, bagi anda yang saat ini sedang menggunakan facebook ads untuk mengiklankan website anda, sebaiknya anda mempertimbangkan untuk menggunakan facebook pixel ini.

Alasannya, dengan menggunakan facebook pixel, budget beriklan di facebook ads akan lebih minim dan lebih bisa ditekan. Karena secara garis umum kita telah mengetahui siapa target market kita di facebook.

Apa Itu Facebook Pixel

Apa Itu Facebook Pixel dan Seberapa Pentingkah Untuk Bisnis Online Anda?

Apa Itu Facebook Pixel

Artikel kali ini akan membahas terkait apa itu facebook pixel dan seberapa pentingkah facebook pixel untuk kelangsungan bisnis (Online) anda.

Sebelumnya, materi ini lebih tepat bagi anda yang sudah memiliki sebuah website untuk kebutuhan bisnis online anda. Karena facebook pixel tersebut nantinya akan dipasang pada website tersebut.

Jika anda sedang berbisnis online dan belum memiliki website, pertimbangkanlah untuk memilikinya. Terlebih lagi jika anda ingin memanfaatkan facebook pixel.

Baiklah kita mulai…

Facebook pixel merupakan sebuah kode pelacakan (JavaScript) yang tidak jauh berbeda dengan kode pelacakan yang ada seperti Google analytics maupun Histats.

Namun apabila kedua kode pelacakan tersebut (Google analytics & Histats) hanya ditujukan untuk melihat statistik kunjungan yang ada, Facebook pixel bisa dikatakan berada satu tingkat di atasnya.

Ya, selain memperlihatkan jumlah kunjungan ke website, data-data yang terdapat pada facebook pixel juga bisa digunakan untuk menarget ulang calon konsumen anda.

Yakni mereka yang telah sempat berkunjung ke website anda, namun belum memutuskan untuk menerima penawaran anda.

Dengan demikian, biaya iklan facebook yang anda keluarkan relatif lebih bijak, dan tepat sasaran. Karena anda hanya akan menampilkan iklan anda kembali, hanya kepada orang-orang yang telah melihatnya.

Tentunya hal ini lebih baik ketimbang anda yang terus-menerus beriklan di facebook dengan menggunakan target audience yang berbeda setiap harinya.

Jika Belum Jelas, Beginilah Kira-kira Alur dan Cara Kerja dari Facebook Pixel

Pertama – Anda beriklan di facebook (Facebook ads) dan seperti biasa menargetkan audience dan melakukan berbagai macam pengaturan seperti biaya, lama tayang iklan dan lain sebagainya.

Pada saat menentukan audience untuk beriklan, pastikan untuk mengetahui beberapa hal terkait calon pelanggan anda. Meskipun tidak seluruhnya, paling tidak anda sudah mengenal karakter calon pelanggan anda.

Hal ini bisa anda lakukan dengan cara melihat-lihat halaman facebook kompetitor, atau melakukan survey kecil-kecilan jika anda bersedia meluangkan sedikit waktu.

Kedua – Anda akan mendapat kode pixel yang bisa anda letakkan di halaman website anda.

Ketiga – Biarkan iklan facebook tersebut berjalan dan tunggu hasilnya

Keempat – Ketika iklan facebook anda selesai, facebook pixel akan merekam hasil kunjungan yang anda dapatkan.

Dengan demikian anda bisa melihat berapa banyak pengunjung yang berkunjung ke situs anda, melakukan apa, mengklik tombol/halaman apa, dan lain sebagainya.

Data inilah yang nantinya akan anda gunakan untuk beriklan lagi. Dengan catatan, iklan tersebut hanya ditampilkan kepada mereka yang sudah berkunjung ke website anda.

Mengapa Hanya Beriklan Kepada Mereka?

Karena sudah terbukti jika mereka memiliki ketertarikan terhadap iklan anda, dimana anda memberikan penawaran tertentu. Dengan demikian, tentunya akan lebih mudah bagi anda untuk menawarkan sesuatu.

Mengapa?

Karena tugas anda hanya tinggal mengingatkan kembali, bahwa mereka pernah berkujungi ke website anda. Hal ini nantinya bisa anda lakukan berulang-ulang sampai mendapatkan hasil yang optimal.

Nah, dengan demikian dapat kita simpulkan jika facebook pixel memang sangat penting untuk digunakan pada bisnis (Online) anda. Terlebih lagi jika anda memiliki website penjualan.

Apakah Facebook Pixel Bisa Mempermudah Bisnis Online Anda?

Facebook pixel mungkin bisa mempermudah bisnis online anda. Namun bukan berarti, semuanya akan bisa berjalan dengan sangat mudah.

Karena meskipun menggunakan facebook pixel, pastinya anda tetap dituntut untuk memiliki kreatifitas tersendiri. Intinya facebook pixel memang cukup banyak membantu. Hanya sebatas itu.


Adapun hal yang terpenting dari semua itu adalah, fokuslah terlebih dahulu pada penawaran yang anda berikan.

Pastikan jika produk dan jasa yang anda tawarkan benar-benar bermanfaat dan layak untuk dimiliki oleh calon pelanggan.

Semoga bermanfaat…

Pada artikel berikutnya kita akan membahas lebih detail tutorial memasang facebook pixel pada sebuah website.

Cara Memasang Aplikasi Chatting di Website

Cara Memasang Aplikasi Chatting di Website

Artikel kali ini akan membahas terkait cara memasang aplikasi chatting di website dengan gratis. Fitur chatting ini sangat dibutuhkan bagi anda yang menginginkan website menjadi lebih interaktif.

Namun jika tidak, anda tentunya bisa mengabaikan penggunaan aplikasi ini.

Berikut Ini Merupakan Cara Memasang Aplikasi Chatting di Website Secara Gratis

Pada contoh kali ini, kita akan menggunakan layanan Tawk. Meskipun layanan ini gratis, namun tetap memiliki sejumlah fitur yang tidak kalah dengan layanan chatting berbayar yang sejenis.

Sedangkan untuk websitenya, kita akan menggunakan website yang menggunakan CMS WordPress. Baiklah, langsung saja, berikut ini merupakan langkah-langkah dalam memasang layanan tawk ke dalam website kita.

#1. Mendaftar Melalui Situs Resmi Tawk di https://www.tawk.to/

Setelah berhasil masuk ke dalam situs resmi Tawk, maka anda harus mengisi nama, email, dan password. Jika semuanya sudah dipastikan terisi dengan benar, silahkan klik SignUp. 

Untuk lebih jelasnya, anda bisa melihatnya pada gambar di bawah ini.

Cara Memasang Aplikasi Chatting di Website

Gambar di atas merupakan tampilan ketika kita masuk ke situs resmi Tawk untuk pertama kali.

#2. Konfirmasi Pendaftaran Via Email

Setelah berhasil melakukan pendaftaran, silahkan periksa email yang kita daftarkan untuk menggunakan layanan tawk tersebut. Silahkan klik link konfirmasi yang diberikan.

2-verifikasi-email

Pada gambar di atas, terlihat dengan jelas bahwa terdapat sejumlah keterangan yang mengharuskan kita untuk melakukan konfirmasi via email yang kita daftarkan.

#3. Mengisi Informasi Situs Yang Diminta

Pada langkah yang ke-3 (Ketiga) ini, kita diharuskan untuk mengisi sejumlah informasi yang berkaitan dengan website yang akan kita pasang dengan aplikasi chatting tawk.

3-masukkan-nama-situs-dan-url

Pada gambar di atas, kita diminta untuk mengisi nama website beserta memasukkan URL website yang kita miliki. Jika sudah, langkah selanjutnya adalah menekan tulisan Next.

4-masukkan-data-agent

Jika kita ingin menggunakan lebih dari 1 orang admin, silahkan tambahkan email di atas dengan email admin yang bersangkutan. Setelah itu, silahkan klik tulisan Next. Sebagai catatan, anda tidak harus menggunakan lebih dari 1 admin chatting.

5-install-chat-widgets

Pada gambar di atas, kita diminta untuk segera menginstall aplikasi chatting tawk pada website kita. Dan dalam hal ini terdapat 2 cara. Yang pertama, dengan langsung melakukan copy paste kode/script ke dalam website kita.

Yang kedua, dengan cara memasang plugin tawk ke dalam website yang kita gunakan.

Namun pada contoh kali ini, kita akan memasang langsung (Copy paste) kode/script ke dalam website kita.

#4. Memasang Kode Script Tawk Ke Dalam Website

Untuk memasang kode script ke dalam website, bisa dilakukan melalui menu yang ada pada website kita (WordPress). Silahkan pilih menu Appearance -> Editor untuk mulai melakukan pemasangan.

Jika kurang jelas, anda bisa mengikuti instruksi berdasarkan gambar di bawah ini.

6-masuk-menu-editor

Langkah selanjutnya, silahkan pilih menu footer.php seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini. Melalui menu footer.php inilah anda bisa memasukkan kode script yang sudah anda siapkan sebelumnya.

7-pilih-footer-php

Gambar di bawah ini merupakan panduan, terkait di bagian mana tepatnya anda harus memasukkan kode script dari aplikasi tawk.

8-masukkan-script-di-atas-tag-body

Setelah melakukan copy paste kode script iklan yang bersangkutan, silahkan klik Update Changes. Selamat! Karena anda telah berhasil memasukkan kode script aplikasi tawk dengan benar.

Untuk melihat apakah kode script aplikasi chatting tawk sudah terpasang dengan benar, silahkan lihat tampilan website anda.

9-aplikasi-tawk-sudah-terpasang

Pada gambar di atas, kita sudah melihat bahwa aplikasi chatting yang kita pasang barusan telah berhasil. Dengan demikian, dapat dikatakan jika langkah-langkah yang kita lakukan sudah benar.

Semoga bermanfaat.

Cara Install Plugin di Wordpress

Pengertian dan Cara Install Plugin di WordPress

Sebagai CMS (Content Management System) yang paling digemari banyak orang, wordpress memang memiliki banyak kelebihan tersendiri, jika dibandingkan dengan layanan sejenis.

Salah satunya adalah keberadaan (Fitur) widget dan plugin, yang dapat membantu proses optimasi sebuah website.

Nah, yang terakhir disebutkan (Plugin), merupakan salah satu fitur yang paling bisa diunggulkan, pada website yang menggunakan CMS wordpress.

Tidak mengherankan juga, jika banyak orang yang berbondong-bondong menggunakan wordpress, dikarenakan keberadaan plugin nya. Well, kali ini kita akan membahas terkait plugins tersebut.

Namun sebelumnya, pasti sebagian dari anda ada yang bertanya-tanya. Apa sih plugin itu?

Bahasa mudahnya, plugin merupakan program tambahan yang terdapat pada website berbasis wordpress, yang cara kerjanya dibelakang layar. Dalam artian, tidak terlihat secara kasat mata.

Hal ini tentu saja berbeda dengan widget (Fitur lain wordpress), yang keberadaanya terlihat.

Sedangkan plugin justru tidak terlihat.

Oleh karena itu, untuk mengetahui plugin apa saja yang digunakan oleh pemilik website wordpress, biasanya diperlukan akses masuk ke dalam dashboard wordpress yang bersangkutan.

Namun untuk yang sudah ahli, tentu saja tetap bisa mengetahui plugin apa saja yang dipakai, tanpa harus masuk ke dalam dashboard wordpress tersebut.

Nah, setelah mengetahui apa itu plugin, kali ini kita akan membahas terkait cara install plugin di wordpress. Dan seperti biasa, kita akan menggunakan contoh 1 (Satu) plugin untuk di install ke dalam website wordpress kita.

 

1. Seperti biasa, log in ke dashboard wordpress. Setelah itu, silahkan masukkan username dan password.

Log in admin wordpress

Setelah itu, KLIK log in.

2. Setelah masuk ke dalam dashboard wordpress, silahkan cari menu Appearance -> Plugins -> Add New 

Add new plugins

Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan gambar diatas.

Setelah KLIK Add New, maka selanjutnya kita akan dibawa menuju halaman untuk mencari dan memasang plugins yang diinginkan. Ada berbagai macam plugins yang tersedia disini, dan silahkan pilih sesuai kebutuhan.

Untuk cara pemasangan (Install), kita bisa memilih ingin memasang plugin dengan cara upload plugins, atau dengan cara search plugins.

Cara upload plugins, artinya kita terlebih dahulu harus mendownload plugins (Biasanya berbentuk RAR) dari situs resmi wordpress.org.

Sedangkan cara search plugins, kita cukup mencari plugins langsung dari dashboard wordpress kita.

Cara kedua (Search plugins) tentunya lebih mudah. Dan oleh karena itu, kita akan menggunakan cara tersebut.

Dua cara mencari plugins

Karena memilih cara search plugins, silahkan ketikkan nama plugins yang ingin dipasang di website wordpress kita, di kotak pencarian search plugins.

Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan gambar di atas.

3. Cari plugins yang diinginkan, dan install

Cara Install Plugin di WordPress

Pada gambar di atas, kita akan memilih plugins yoast SEO sebagai contoh. Plugins ini merupakan plugins yang wajib di install, untuk mempermudah proses optimasi website kita.

Setelah mengetikkan plugins yoast SEO di kotak pencarian search plugins, selanjutnya silahkan KLIK Install Now. Seperti yang terlihat pada tanda panah berwarna merah (Pada gambar di atas).

4. Aktifkan plugins agar terinstall dengan sempurna

Aktifkan plugin agar ter install

Pada gambar di atas, plugin sudah berhasil terinstall dengan sempurna. Namun kita perlu mengKLIK tulisan Activate Plugin, agar plugin aktif. Hal ini dilakukan agar kita bisa memulai beberapa pengaturan yang diperlukan.

Plugins sudah aktif

Jika plugin sudah berhasil di aktifkan, maka plugin tersebut akan terlihat seperti tampilan gambar diatas.


Sampai disini, kita telah selesai membahas cara install plugin di wordpress. Selain itu, kita juga sudah melakukan aktivasi pada plugins tersebut.

Pada artikel selanjutnya, kita akan membahas terkait cara melakukan pengaturan (Setting) plugins.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Cara Posting di Blog Wordpress

Cara Posting di Blog WordPress

Dalam sebuah website, konten memegang peranan yang penting. Sebuah website dengan desain yang bagus, produk/jasa yang berkualitas, tidak akan memberikan hasil yang efektif jika tidak memiliki konten berkualitas.

Adapun yang dikatakan sebagai sebuah konten pada sebuah website, bisa berupa artikel/tulisan, video, audio, infografis, dan lain sebagainya.

Namun demikian, konten berupa artikel/tulisan merupakan jenis konten yang relatif cukup mudah untuk dibuat. Untuk itulah banyak orang yang lebih suka membuat konten jenis artikel/tulisan.

Berikut ini kita akan membahas terkait cara posting konten di website wordpress yang kita miliki

1. Log in terlebih dahulu kedalam dashboard wordpress kita

Log in admin wordpress

Seperti biasanya, silahkan log in kedalam dashboard wordpress kita, dan masukkan username dan password dengan benar. Kemudian, KLIK log in.

2. Buat konten baru melalui menu Post -> Add New

Jika sudah, maka kita akan dibawa menuju halaman dashboard yang merupakan tempat kita membuat konten baru. Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan gambar dibawah ini.

Buat postingan baru

Gambar diatas merupakan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memposting sebuah konten (Dalam hal ini postingan). Silahkan pilih menu Post -> Add New. Maka kita akan dibawa menuju halaman postingan.

3. Saatnya membuat konten baru

Di halaman inilah kita mulai menulis postingan untuk ditampilkan di website wordpress kita. Dari mulai judul, deskripsi, isi konten, gambar (Jika ada), audio, video, dan lain sebagainya. Semuanya dibuat disini.

Pengaturan Konten

Pada gambar diatas, ada cukup banyak keterangan yang bisa kita isi sesuai petunjuk. Antara lain sebagai berikut:

Judul – Sebaiknya ditulis dengan memasukkan unsur kata kunci. Untuk sebagain besar themes wordpress, judul akan otomatis dianggap sebagai heading 1 (H1).

Permalink – Merupakan URL yang sebaiknya juga mengandung unsur kata kunci. Dalam hal ini, kita juga bisa dengan mudah melakukan editing pada permalink.

Konten – Sebaiknya diisi dengan panjang kata (Word) minimal 300 kata. Hal ini agar konten tidak terlalu kurus, sehingga isinya bisa bermanfaat untuk pengunjung.

Sub heading 2 dan 3 – Jangan lupakan juga untuk memasukkan sub judul 2 dan 3, atau biasa disebut sebagai sub heading 2 dan 3 (H2 dan H3). Hal ini untuk memenggal konten agar tidak terlalu panjang, dan enak untuk dibaca.

Ini juga (Penerapaan heading 2 dan 3) cukup berpengaruh pada proses optimasi sebuah website.

4. Tambahkan konten dengan unsur media

Konten yang hanya menampilkan teks saja (Tanpa disertai gambar), tentunya tidak akan menarik. Untuk itulah kita perlu memasukkan gambar yang berhubungan dengan sebuah konten.

Caranya cukup gampang. Silahkan lihat dan ikuti panduan pada gambar berikut ini.

Menambahkan gambar

Silahkan klik Add Media, maka akan muncul dua pilihan untuk memasukkan gambar. Yakni melalui upload file dan media gallery. Pada contoh kali ini, kita akan mengguanakan cara upload files.

Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Dua pilihan memasukkan gambar

Setelah memilih menu upload files, maka kita akan dibawa menuju halaman seperti yang terlihat pada gambar berikut ini.

Pilih gambar dengan upload

Cara upload files merupakan cara memasukkan gambar ke dalam postingan, dengan mengambil gambar yang terdapat pada PC/laptop kita.

Untuk itu, silahkan pilih gambar yang relevan dengan konten kita, yang terdapat pada PC atau laptop kita.

Pilih gambar di PC kita

Silahkan perhatikan dan ikuti panduan pada gambar diatas, untuk mengupload gambar melalui PC/laptop kita.

Isi judul lalu insert to post

Jika sudah, silahkan isi nama judul, alt text, hingga deskripsi gambar, sebelum melakukan KLIK Insert into post. 

Jika sudah, silahkan KLIK insert to post untuk memasukkan gambar kedalam postingan website kita. Gambar yang berhasil masuk ke dalam postingan website kita akan tampil seperti halnya gambar dibawah ini.

Gambar berhasil dimasukkan dalam postingan

Pada gambar diatas, kita sudah berhasil memasukkan gambar kedalam konten kita.

Namun seperti yang terlihat, tampilannya kurang bagus (Rata tengah). Ada baiknya kita merubahnya menjadi rata kiri. Sehingga tampilannya akan terlihat seperti pada gambar dibawah ini.

Gambar berhasil dirapikan dalam postingan

Nah, gambar diatas sudah terlihat sangat rapi untuk ditampilkan di dalam konten kita. Langkah selanjutnya adalah memeriksa keseluruhan postingan, sebelum melakukan publish.

Cara Posting di Blog WordPress

Pada gambar diatas, konten yang kita buat sudah dilengkapi dengan judul, permalinks, dan sub judul.

Perhatikan juga bahwa jumlah kata (Word count) adalah 400 word. Berarti sudah lebih dari 300 word dimana ini merupakan jumlah yang sangat baik untuk optimasi sebuah website. Jika sudah, silahkan KLIK publish.

Selesai…

Sampai disini, kita sudah berhasil membuat sebuah konten untuk website kita. Semoga bermanfaat.

 

Tags : cara posting di blog, cara posting di wordpress